Langsung ke konten utama

Postingan

Sungai Bintang dan Rinduku Padamu

Saya menamakannya sungai bintang. Mereka mengalir perlahan, dan saya nggak mau menyadari bahwa sesungguhnya bumilah yang berputar. Tiap berapa jenak, ada satu bintang yang melesap cepat dan menyisakan sinar panjang, macam ekor Naga Xyloto. --- Salah seorang kawan yang sedang patah hati, mengonsumsi alprazolam, dan jadi banyak mau. Kami yang sober, kemudian menanggapinya secepat kilat. "Cangar?" ujarnya. "Ayo!" sahut tiga yang lain, hampir bebarengan. Ini adalah 10 tahun sejak terakhir saya menjejakkan kaki di pemandian air panas kenamaan di kota Malang itu. Yang tersisa di memori otak saya tentang Cangar adalah: jalanan rusak, becek dan tak bersahabat di musim hujan, dan tempat wisata yang penuh sesak, lagi kotor. Jam dua dini hari kami bertolak dari Malang ke arah Batu. Hanya baju rangkap tiga dan sebuah senter pinjaman, jadi modal kami selain nekat. Mampir mini market untuk sebotol bir dan beberapa makanan ringan. Kemudian lanjut naik, naik, dan semakin naik. Jauh...

365 Hari Bersama Superteam Knightwriters

Rasanya seperti baru kemarin saya duduk di hadapan Mbak Rita dengan setelan baju kantor yang super formal. Rasanya seperti baru kemarin juga Mbak Rita telepon malam-malam dan meminta saya masuk kerja keesokan harinya. Hari ini, setahun sudah saya menginjakkan kaki untuk yang pertama kalinya di kantor KLC. Hari ini, setahun sudah saya menghidupi dan menghidupkan hidup di sini. Sebagian besar waktu dan pikiran saya adalah KLC. Syukur yang tak berkesudahan, masih sama seperti syukur yang sempat saya torehkan di dinding kamar saya, setahun yang lalu. "Terima kasih Tuhan, saya bekerja di KLC!" Pada kesempatan ini, rasa terima kasih saya yang tak terhingga, pertama saya tujukan pada Fajar McXoem dan Mbak Aik Nengbiker. Kalau bukan karena mereka berdua, mungkin saya tidak duduk di kursi ruang editor yang sangat nyaman itu. Kemudian baru pada Mbak Rita yang sudah memutuskan untuk menerima saya dalam tim-nya. Senang rasanya punya tim yang sangat solid dan selalu berusaha bekerja denga...

Yang Macet Yang Lebih Penting

Car Free Day @ Foto: b2w-indonesia.or.id Dear semua yang baca... Ngomong-ngomong soal CFD nih, semua pasti sudah pada tau apa itu CFD. Kepanjangannya Car Free Day, artinya Hari Bebas Mobil... Hehehe.. Bukan ding, bukan terjemahannya, tapi artinya. Hari tanpa asap kendaraan bermotor, begitulah kira-kira yang dimaksud dari acara CFD. Untuk yang pertama kalinya, kota Malang menggelar CFD. Bukan ikut-ikutan, bukan latah, tapi ini demi mencanangkan program STOP GLOBAL WARMING! Benar begitu Bapak/Ibu panitia CFD? Semoga benar. Acara yang berlangsung pada tanggal 18 Desember 2011 ini, digelar di sekitar Jalan Ijen. Buat Anda yang orang Malang atau pernah ke Malang, pasti tau lah ya letak Jalan Ijen itu di mana. Secara setiap tahun di sana juga digelar acara Malang Kembali untuk merayakan ulang tahun kota Malang yang jatuh pada bulan April. Ya, Jalan Ijen yang lengang dan banyak ditumbuhi pepohonan di pinggir-pinggirnya itu loh! Jadi, ada masalah apa dengan Jalan Ijen sehingga dijadikan pusat ...

9 September 2011 | Pakai Toga

"Rasanya waktu pake toga itu, kaya lagi di surga dunia itu nah..." | Kebayang banget rasanya itu, Del... Saya juga pengen. Harus! Saya juga pernah ngerasain pakai toga, walau cuma di depan cermin, dan hanya beberapa menit saja. Waktu itu, saya nampak keren banget. Terbayang foto pakai toga nanti ditaruh di dalam pigura dan ditempatkan di atas foto lulusan SMP saya yang berkebaya dan konde besar itu. Ya, foto lulusan SMP. Yang SMA? Saya sama sekali nggak ingat kapan tepatnya saya lulus SMA, serta bagaimana proses penerimaan ijasah yang diserahkan oleh kepala sekolah SMUN 8 Malang di atas panggung di dalam gedung yang saya juga lupa namanya itu. Waktu itu, semua teman hadir bersama ayah atau ibunya. Sementara saya, dengan kebaya dan konde itu, datang sendirian, naik ojek. Mungkin itu sebabnya kenapa seolah-olah momen yang, bagi kebanyakan siswa sangat berharga itu, jadi skip dalam hidup saya. Begitu pula dengan momen pakai toga di dalam sebuah ruangan di Hotel Gajah Mada Graha ...

Kisah Planet Trigala dan Canava Satibis

Digambar oleh Diedra Cavina , diwarnai oleh saya ^^ Tersebutlah sebuah planet di mana di sana hanya ada enam jam dalam sehari, tiga hari dalam seminggu, tiga minggu dalam sebulan, dan sembilan bulan dalam setahun. Planet tersebut bernama planet Trigala . Planet yang memiliki tiga danau, sembilan sungai, dan satu laut ini mempunyai tiga musim. Terjadi di sana, tiga bulan musim hujan , tiga bulan musim semi , dan tiga bulan sisanya adalah musim melayang . Di kala musim hujan, makhluk-makhluk di planet Trigala ini menikmati liburan. Musim ini adalah pusing paling santai dalam hidup mereka, di mana mereka bisa menikmati segala persedian, dan berkumpul bersama keluarga. Jika tiba musim semi, makhluk Trigala mulai bercocok tanam. Di musim semi ini terkadang ada juga hujan, namun hanya beberapa kali saja dalam sebulan. Musim semi ini digunakan untuk bekerja di kebun. Dan, pada musim melayang, segala pekerjaan sudah terselesaikan. Hasil dari bercocok tanam sudah siap dipanen. Hasil panen dar...

Maut Saya Bukan Oleh Kereta Api

picture taken from: www.matanews.com Hari ini, nggak seperti karyawan lain, saya nggak libur. Kebetulan memang saya lagi dapat giliran piket, yang berarti masuk pagi jam delapan dan pulang sore jam empat. Tapi karena, as always, saya harus mengerjakan MNS yang cukup menyita waktu, jadi saya terpaksa pulang jam 16.30. Beruntung Mas Dar dan Mas Fathur membantu saya dalam pengerjaan materi MNS, kalau enggak, bisa-bisa saya pulang jam enam sore. :D Sepulang kerja, di sore yang cukup cerah, saya berjalan kaki menuju ke depan gerbang perumahan untuk mencari angkot. Nggak seperti biasanya, kali ini saya memilih lurus saja, tidak berbelok ke kiri dan melewati pohon-pohon rindang di sana. Saya ingin cepat-cepat naik angkot dan segera sampai di warung mama. Sudah terbayang yummy-nya bakso dan segarnya es jeruk di sana. Sampai di warung mama, ternyata hanya ada Mbak Yul, orang yang biasa membantu dan menemani mama di sana. Dia bilang, sudah dua hari mama nggak turun ke warung. Sakit, ka...